"Mimpi itu, sangat indah sekali, membuat saya semakin sadar arti pentingnya seorang teman. Di sana saya bertemu dengan seorang teman saya yang sekarang sudah meniti karir menjadi seseorang. Kita memang sering keluar bareng-bareng, having fun, curhat, anything. Tidak terasa sudah beberapa tahun ini kita sudah tidak pernah melakukan semuanya. Dan akhirnya, saya bertemu kembali dengannya di alam mimpi, saya bertanya, “eh met ulang tahun yo! lho sek, saiki jek gurung bulane yo?”. Dia pun menukasi, “Loh lek awakmu kapan, eh sek tas ae yo? Tanggal 10 wingi?. Saya pun memegang erat tangannya, sambil teringat masa lalu, saya pun menangis, “Saiki awake dewe gak tau ngerayakno maneh yo ulang tahun bareng2?”. “Uwes awakmu ojok nangis a,” dia juga menitikkan air mata. “Gak popo, iki iku ungkapan se…..” (Jamput, tiba-tiba perlahan-lahan ingatan saya akan mimpi tersebut hilang, mangkel dewe rasane). Reek, lek wes sukses jok sampek lali yo rek, kangeeen poooll ikiiii…"

- id